Kegiatan hari guru di Aula Koronka

Cahayamanado.com(Tomohon)- Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Pendidikan Kota Tomohon (Dikda) Kota Tomohon menggelar kegiatan Malam Apresiasi Guru pada perayaan Hari Guru Nasional yang dilaksanakan di Aula Koronka Jumat 25 November 2016 lalu.

Pada awalnya kegiatan berlangsung sangat meriah dengan dihadiri oleh ratusan guru dan siswa-siswi keterwakilan dari seluruh sekolah se-Kota Tomohon. Mereka sangat antusias menyaksikan kegiatan tersebut, namun sayangnya pada saat Ibu Wakil Walikota  Syerly Adelyn Sompotan memberikan sambutan, ratusan kursi yang disediakan oleh panitia sangat terlihat Kosong, setelah dicek ratusan guru-guru pun sudah beranjak pulang ke tempat mereka masing-masing.

Hal itu membuat sejumlah elemen masyarakat Kota Tomohon bertanya tanya, sebenarnya siapa yang salah dalam kegiatan ini, apakah Pihak Guru, Panitia Kegiatan ataukah Pemerintah? 

Menanggapi hal ini Kepala Dinas Pendidikan (Dikda) kota Tomohon Drs. Gerardus E Mogi melalui Sekretaris Dinas (Sekdis) Pendidikan Kota Tomohon, Kepada Wartawan media ini diruangannya, Jumat (2/12) Mengatakan, “kami Diknas Kota Tomohon sangat menyayangkan kejadian ini, namun Kami mewakili Panitia serta para guru mengakui kesalahan, dan kami pun meminta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat, serta kepada Walikota Jimmy F Eman SE,Ak beserta Wakil Walikota Syerly Adelyn Sompotan.” Ujar Pondaag.

"Saya menghimbau kepada guru-guru, harus lebih meningkatkan Loyalitas dan etos kerja. Semoga kejadian ini menjadi pengalaman kita bersama, dan saya berharap di kegiatan-kegiatan berikutnya, jangan terulang kembali kejadian tersebut". tutup Pondaag. (micky)

  



Hasil gambar untuk foto sekdis dikda kota tomohon


Cahayamanado.com(Tomohon)- Pemerintah Pusat melalui Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo telah membentuk Tim berdasarkan Perpres Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli). Perpres tersebut telah diterbitkan Hari Rabu 23 November 2016.

Tim Saber Pungli yang dibentuk Presiden RI, fokus melaksanakan operasi Instansi pendidikan. Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Pendidikan (Dikda) kota Tomohon Drs. Gerardus E Mogi melalui Sekretaris Dinas (Sekdis) Pendidikan Kota Tomohon Max Pondaag mengatakan, sangat mendukung progam-program yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat yakni peraturan yang di keluarkan oleh Bapak Presiden RI Ir. Joko Widodo.

“Perpres ini diperlakukan disemua sekolah kususnya dari tingkat TK, SD, SMP, SMA/SMK se-Kota Tomohon, baik Swasta maupun Negeri.” Ujarnya kepada Wartawan media ini. Jumat, (2/11).

Lanjut Pondaag, “aturan ini wajib dilaksanakan, tidak boleh dilanggar, karena ini Perpres yakni untuk bersih-bersih Pungli didunia pendidikan.” kata Pondaag.

Tambahnya, “saat ini kami terus mensosiaslisasikan hal ini, dan juga kami sangat mengharapkan semua Sekolah wajib terbuka, tidak boleh melakukan Praktik Pungli. Jika kedapatan, kami akan memberikan sangsi dan akan dilaporkan kepada pihak berwajib serta akan diproses secara hukum.” Tutup Pondaag.



Berikut Ragam pungutan di sekolah-sekolah menurut tim Saber pungli Pusat yang baru di bentuk yakni :

1. Uang pendaftaran masuk
2. Uang SSP / komite
3. Uang OSIS
4. Uang ekstrakulikuler
5. Uang ujian
6. Uang daftar ulang
7. Uang study tour
8. Uang les
9. Buku ajar
10. Uang paguyupan
11. Uang wisuda
12. Membawa kue/makanan syukuran
13. Uang infak
14. Uang foto copy
15. Uang perpustakaan
16. Uang bangunan
17. Uang LKS dan buku paket
18. Bantuan Insidental
19. Uang foto
20. Uang biaya perpisahan
21. Sumbangan pergantian kepala sekolah
22. Uang seragam
23. Biaya pembuatan pagar/fisik dll
24. Iuran untuk membeli kenang-kenangan
25. Uang bimbingan belajar
26. Uang try out
27. Iuran pramuka
28. Asuransi (walau nihil kecelakaan uang tidak dikembalikan
29. Uang kalender
30. Uang partisipasi masyarakat untuk mutu pendidikan
31. Uang koprasi (uang tidak di kembalikan)
32. Uang PMI
33. Uang dana kelas
34. Uang denda ketika siswa tidak mengerjakan PR
35. Uang UNAS
36. Uang menulis ijazah
37. Uang formulir
38. Uang jasa kebersihan
39. Uang dana social
40. Uang jasa menyebrangkan siswa
41. Uang map ijazah
42. Uang STTB legalisir
43. Uang ke UPTD
44. Uang administrasi
45. Uang panitia
46. Uang jasa guru mendaftarkan ke sekolah selanjutnya
47. Uang listrik
48. Uang computer
49. Uang bapopsi
50. Uang jaringan internet
51. Uang Materai
52. Uang kartu pelajar
53. Uang Tes IQ
54. Uang tes kesehatan
55. Uang buku TaTib
56. Uang MOS
57. Uang tarikan untuk GTT {Guru Tidak Tetap}
58. Uang Tahunan {kegunaan gak jelas} (Micky)


Petugas PLN Rayon Tomohon Sementara Perbaiki jaringan Listrik yang rusak

Cahayamanado.com, (Tomohon)- sejumlah titik di Kota Tomohon  mengalami pemadaman listrik hingga beberapa jam, kepala Rayon PLN Kota Tomohon Jedri Pangalila meminta maaf kepada seluruh masyarakat karena telah mengganggu segala bentuk aktifitas dari masyarakat.

“kami jajaran PLN minta Maaf kepada seluruh masyarakat Kota Tomohon  karena terjadinya pemadaman.” kata Pangalila.

Hal ini disebabkan karena adanya perbaikan jaringan listrik disejumlah titik di Kota Tomohon.

“pemadaman harus dilakukan karena sementara memperbaiki jaringan yang rusak akibat penebangan pohon yang mengenai jaringan lisrtik di Kelurahan Kakaskasen, selain itu kami sedang mengganti sejumlah tiang yang sudah kropos di Kelurahan Lansot.” Ujar Pangalila. Lanjutnya, pemadaman ini harus dilakukan mengingat keselamatan petugas dan warga sekitar lokasi jaringan yang rusak.

Tambahnya, “Saat ini, listrik telah di hidupkan kembali, setelah adanya perbaikan. Kami juga menghimbau kepada masyarakat, jika akan menebang pohon dan akan  mengenai jaringan listrik, masyarakat harus segera menghubungi pihak kami, agar tidak mengalami segala macam resiko yang tidak kita inginkan bersama.” Tutup Pangalila saat diwawancarai wartawan media ini. Rabu, (30/11). (Micky)




  



Farry Liwe saat menjadi IRUP
CahayaManado.com, RATAHAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) menggelar upacara peringatan HUT ke-45 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di Halaman Kantor Bupati, Selasa (29/11).

Sekretaris Daerah (Sekda) Farry Liwe mewakili Bupati Mitra bertindak sebagai Inspektur Upacara membacakan sambutan Presiden Joko Widodo yang intinya Korpri harus mempunyai komitmen dalam mengutamakan kepentingan umum khususnya bagi masyarakat.


"Keberadaan Korpri bukan untuk kepentingan kelompok atau individu, melainkan untuk kepentingan bangsa dan negara dalam melayani masyarakat," katanya.


Korpri kedepan diharapkan bisa menunjukkan profesionalisme kerjanya dalam bagian kegiatan pemerintahan.


"Yang harus diperhatikan juga soal profesionalisme dan lebih meningkatkan kinerja dalam menjalankannya tugas dan tanggungjawabnya, karena peran Korpri sangat penting dalam penyelenggaraan pemerintahan, apalagi dalam pelayanan publik," tandasnya.


Pada kesempatan itu diserahkan hadiah pemenang lomba olahraga dalam rangka peringatan hut korpri di Minahasa Tenggara berupa cabang olahraga bulu tangkis,tenis meja dan catur yang diikuti SKPD.(rl)

Cahayamanado.com, (Tomohon)- Komando Daerah Militer (Kodam) XIII/Merdeka direncanakan akan diresmikan pada tanggal 20 Desember 2016. Dengan diresmikannya Kodam tersebut, akan di tambah sejumlah sarana dan prasarana serta akan direkrut prajurit-prajurit baru dari Bumi Nyiur Melambai.

Hal ini dikatakan Panglima Kodam (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito, disaat kunjungannya di Kantor Sinode GMIM. Selasa, (29/11).

Kepada sejumlah Wartawan biro Tomohon mengatakan, sejak Kodam XIII/Merdeka menjadi satu dengan Kodam VII/Wirabuana, masyarakat dari Sulawesi Utara (Sulut) sudah berkurang untuk mengapdikan diri di Instansi Militer khususnya di TNI Angkatan Darat (AD).

“padahal Putra terbaik daerah ini, banyak sekali yang mengapdikan diri di Instansi Militer, dari Akmil, Bintara, maupun Tamtama.” Kata Warsito.

Lanjutnya, Hal itu disebabkan karena alokasi lebih banyak di Kodam VII/Wirabuana lebih khusus masyarakat Makasar dan juga Rindam di Sulut di lebur dulu dan lebih banyak Rindam ada di Makasar, Sulawesi Selatan(Sulsel).

“dengan adanya pemisahan dari Kodam VII/Wirabuana ke Kodam XIII/Merdeka yang akan diresmikan bulan depan, alokasi akan bertambah, saya mempunyai wewenang sebagai Pangdam untuk merekrut putra-putri terbaik daerah untuk mengapdikan diri di TNI AD untuk Nusa dan Bangsa, selain itu juga akan membangun sarana prasarana di wilayah Komando dari Kodam, yang meliputi Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), dan Provinsi Gorontalo.” Ujar Warsito.

Ia berharap, dengan adanya Kodam ini, Pemuda-Pemudi terbaik dari daerah yang mau masuk dan bergabung di TNI AD. Nantinya akan lebih mudah untuk masuk, karena Kodam sudah ada di Sulut. Selain itu, kedepan pasti sarana prasarana yang masih kurang akan terus dibangun. (Micky)


Pangdam XIII/Merdeka disaat bersilahturahmi dengan BPMS Sinode GMIM. 

Cahayamanado.com, (Tomohon)- Sebelum diresmikannya Komando Daerah Militer (Kodam) XIII/Merdeka yang membawahi tiga Provinsi di wilayah Indonesia Bagian Timur, yakni di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), dan Provinsi Gorontalo. Panglima Kodam (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito bersilahturahmi ke Kantor Sinode GMIM Tomohon. Selasa, (29/11).

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito, bersama dengan jajarannya antara lain Asintel Kodam XIII/Merdeka Kolonel INF Eko Prayitno, Aster XIII/Merdeka Kolonel INF Theodorus Kawatu, Wakapendam XIII/Merdeka Letkol INF Vipy, Dandim 1302/Minahasa Letkol CZI Andhy M Kusuma, Pabung Tomohon 1302/Minahasa Mayor INF Masgen Abas, Danramil 1302-06/Tomohon Kapten Feky Welang di terima langsung oleh Wakil Ketua BPMS Bidang APP Pdt. Dr.Arthur Rumengan. M.Teol, Sekretaris BPMS GMIM Pdt. Dr. Hendry C.M. Runtuwene, S.Th, Wakil Sekretaris BPMS GMIM Bidang Data Informasi Pdt. Janny Ch. Rende. M.Th, Wakil Sekretaris BPMS GMIM Bidang Hukum, HAM, dan Sertifikasi Aset Pdt Jhonly Th. Wendum,SH,MH,MM, Bendahara BPMS GMIM Sym.Recky Montong. M.Th. Anggota BPMS/Ketua Komisi Pelayanan P/KB Sinode GMIM, sekaligus Anggota DPR/MPR RI Wakil Sulut  Pnt. Ir. Stefanus B.A.N Liow, Anggota BPMS/Ketua Komisi Pelayanan Pemuda Sinode GMIM Pdt. Toar Pangkey, ST, MT.

Pada kunjungan perdananya di Kota Religius, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito, mengucapkan terima kasih atas penerimaan ini.

“saya sebagai warga baru di Sulut berterima kasih kepada pihak BPMS karena telah menerima dan mendukung kami jajaran Kodam XIII/Merdeka. kunjungan saya ini di Kota Tomohon menjadi kesan yang sangat bahagia diawal tugas perdana saya sebagai Pangdam XIII/Merdeka” Ujar Warsito.

Pangdam XIII/Merdeka disaat bersilahturahmi dengan BPMS Sinode GMIM.

Lanjutnya, “kunjungan kami Kodam XIII/Merdeka ke Sinode GMIM untuk bersilahturahmi dengan para hamba-hamba Tuhan. Kunjungan ini juga sebagai langka awal, agar kedepan kita bisa kita saling memahami dalam tugas dan pelayan,” Kata Warsito.

Tambanya, “saya sangat berharap, Kodam bersama dengan Sinode GMIM melakukan kerja sama, besinergi serta terus memberikan masukan, saran, dan kritik terkait dengan tugas-tugas saya bersama dengan prajurit-prajurit, dalam melayani masyarakat yang ada di 3 provinsi khususnya di Kota Tomohon kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai dan banggakan.” Kunci Warsito.
Pangdam XIII/Merdeka disaat bersilahturahmi dengan BPMS Sinode GMIM.
Sementara, Sekretaris BPMS GMIM Pdt. Dr. Hendry C.M. Runtuwene, S.Th mengatakan, “ kami Para BPMS Sinode GMIM dan Jemaat sangat bangga akan kunjungan dari Mayjen TNI Ganip Warsito bersama dengan jajaran. Kami sangat mendukung program-program dari pihak TNI dan akan terus bersinergi dalam tugas pelayanan, semoga dengan adanya kunjungan ini, masyarakat serta jemaat akan terus saling membantu.” Tutup Runtuwene. (micky).



Cahayamanado.com,(Tomohon)- Guna memberi acuan dalam menyusun rencana umum pengadaan, mewujudkan kesamaan pemahaman terhadap prosedur perencanaan pengadaan barang/jasa pemerintah, serta mewujudkan pengelolaan barang/jasa yang lebih optimal melalui perencanaan pengadaan yang lebih baik. Pemerintah Kota Tomohon melalui Bagian Administrasi Pembangunan menggelar workshop kebijakan pemerintah tentang Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) versi 2.0 di aula kantor walikota, senin (28/11).

Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak yang diwakili Asisten ekonomi dan pembangunan Ronny Lumowa S Sos MSi saat membuka kegiatan menjelaskan aplikasi SIRUP merupakan sistem informasi rencana umum pengadaan dengan berbasis web sebagai sarana atau alat untuk mengumumkan rencana umum pengadaan yang disusun oleh pengguna anggaran/kuasa pengguna anggaran (PA/KPA), dan aplikasi ini juga dapat mempermudah pihak PA/KPA dalam mengumumkan RUP-nya sehingga memudahkan masyarakat dalam mengakses secara langsung pengadaan barang/jasa secara Nasional.

"Kami berharap workshop ini dapat menambah pengetahuan dan pemahaman secara teknis tentang penginputan RUP pada sistem informasi rencana umum pengadaan bagi perencana dan admin RUP SKPD, sehingga nantinya akan dapat mempercepat proses pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah yang ada di Kota Tomohon." kata Lumowa.

Sebelumnya Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Royke Tangkawarouw ST MSi selaku unsur pelaksana kegiatan mengatakan workshop ini dimaksudkan untuk memberi acuan dalam menyusun rencana umum pengadaan, mewujudkan kesamaan pemahaman terhadap prosedur perencanaan pengadaan barang/jasa pemerintah, serta mewujudkan pengelolaan barang/jasa yang lebih optimal melalui perencanaan pengadaan yang lebih baik.

Narasumber dalam kegiatan admin LPSE Provinsi Sulawesi Utara Jefry Dumais bersama unsur bagian pembangunan Setda Kota Tomohon.

Hadir sebagai peserta para sekretaris Dinas/Badan/Satuan Pol PP/ kecamatan, para kasubag yang membidangi perencanaan dan keuangan serta para operator SIRUP. (micky)