CAHAYAMANADO.COM, SULUT - Dekan Fakultas Kedokteran Prof Dr dr Adrian Umboh SpA(k) melantik Dokter Spesialis, Dokter dan Dokter Gigi, Selasa (24/5/2016).

Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat M.Sc DEA dalam sambutannya mengatakan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini makin terasa begitu pesat.

Lanjutnya, dalam bidang kedokteran, hal ini berimplikasi paling tidak pada layanan kedokteran baik dari sisi penyedia jasa maupun dari sisi pengguna jasa itu sendiri.

Rektor berharap saudara-saudara nanti dapat memperkuat jaringan layanan dokter di Indonesia terutama di daerah terpencil atau marginal.

Rektor juga berpesan agar di manapun saudara-saudara berada terus mengembangkan diri. Tingkatkan terus kepedulian,rasa empati dan dedikasi terhadap masyarakat luas terutama mereka yang mempunyai sedikit pilihan karena masalah ekonomi.

Sementara Gubernur Sulut yang di wakili Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Utara Bpk Jemmy Lampus dalam sambutannya mengatakan pemerintah propinsi Sulawesi Utara mengapresiasi atas komitmen Universitas Sam Ratulangi untuk meningkatkan pembangunan bangsa dan mengupayakan kualitas dan kapabilitas kesehatan di daerah ini.

Lanjutnya Unsrat di tuntut menghasilkan SDM yang berkualitas, optimalkan potensi yang ada, buat para Dokter sedapat mungkin SDM dapat di tingkatkan untuk pelayanan.

(***)

Jemmy Kumendong


CAHAYAMANADO.COM, SULUT - Kepala Biro Pemerintahan dan Humas DR. Jemmy kumendong M.Si menyerahkan Kartu Tanda Pengenal/Name Tag kepada seluruh pejabat eselon III, eselon IV, dan seluruh staff di lingkup Biro Pemerintahan dan Humas Setdaprov Sulut di Lapangan Apel Biro pemhumas Selasa (24/5/2016).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah melalui Sekertaris Badan Drs. Lucky Taju M.Si yang mendamping penyerahan kartu tanda pengenal ini mengatakan bahwa name tag ini dapat digunakan sebagai pengenal di lingkup pemprov sulut.

Sementara itu, dalam pengarahanya, Kumendong mengharapkan dengan adanya tanda pengenal/name tag ini, pegawai dapat menggunakanya dengan penuh tanggung jawab, yang tentunya diimbangi dengan peningkatan kinerja di setiap bagian, maupun Biro Pemhumas.


(***)

Hans Tinangon


CAHAYAMANADO.COM, MANADO – Tim Satgas Gempita yang melakukan sidak pada ASN jajaran Pemkot Manado ini memiliki 50 orang anggota terdiri dari berbagai unsur.

Keseluruhan anggota itu dibagi dalam lima tim untuk menjangkau 53 SKPD plus kecamatan-kecamatan yang ada.

“Supaya efektif, kalo Cuma sedikit orang kan kecapean,” ujar Ketua Tim Satgas Gempita Hans Tinangon pada CahayaManado, Senin (23/5/2016)  

Tinangon yang juga Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Manado mengakui pekerjaan melakukan sidak dilakukan secara sukarela oleh 50 orang itu.

“Sampe sekarang belum di gaji, sifatnya masih sukarela. Tapi pak Wali Kota bilang akan diperhatikan, masa orang kerja membangun kota kong nyanda.. io to?” kata Tinangon

Walau disebut Tinangon 50 orang Satgas Gempita saat ini masih bekerja sukarela, tapi mereka diambil berdasarkan penilaian dari tim khusus.

“Torang tinggal terima surat perintah tugas,” ujar Tinangon.

Ditambahkannya, tim Satgas Gempita bekerja sesuai Surat Tugas sampai 30 Mei ini, namun ternyata ASN Pemkot Manado belum disiplin, sesuai petunjuk Wali Kota akan di perpanjang dengan Surat Keputusan (SK) Wali Kota dan turun ke lapangan akan dibekali Surat Tugas.

“Nanti akan diperkuat dang, karena torang pe tujuan beking bagus ini Kota Manado,” kata Tinangon.

Tinangon mengakui dengan adanya Satgas Gempita ini sudah menghasilkan bukti nyata, dengan adanya apel-apel, karena menurut Tinangon, pak Wali Kota miliki harapan dengan disiplinnya pegawai maka pelayanan pada masyarakat pasti akan meningkat.

“Sekarang ini torang pe pengecekkan pagi siang sore,” tegas Tinangon.

(***)

   


CahayaManado.com,(TOMOHON)—Pemerintah Provinsi bersama Pemerintah Kota Tomohon akan melaksanakan pelebaran jalan yang ada di sepanjang  jalan Protokol yang pada tahapan awal akan di mulai dari Kecamatan Tomohon Utara, sebagai pintu masuk dari pusat Pemerintahan Provinsi Sulawesi Utara. Hal ini telah disampaikan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan di sambut dengan sangat positif masyarakat dan Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak serta jajarannya.
“Pembangunan dan pelebaran jalan nantinya akan sangat berpengaruh dalam meningkatkan arus barang dan jasa yang dampaknya luas pada laju peningkatan perekonomian masyarakat. Serta meningkatnya kualitas pelayanan kepada publik sekaligus menunjang Kota Tomohon sebagai daerah tujuan wisata yang telah mendunia dan berdampak langsung pada tingkat kesejahteraan masyarakat,” kata Walikota JFE kepada sejumlah wartawan, Senin 23/5.
Oleh karena itu Walikota Eman sangat mengharapkan dukungan dan topangan dari seluruh komponen masyarakat Tomohon dalam proses pembangunan yang ada  terutama untuk mensukseskan pembangunan berkelanjutan bagi masyarakat. Serta rencana pelaksanaan pelebaran jalan yang nantinya akan memiliki dampak yang sangat besar dan luas bagi kemajuan Kota Tomohon dan teristimewa bagi rakyat dan publik pada umumnya.
“Selanjutnya untuk rencana pelebaran jalan yang ada di Kota Tomohon akan  meliputi ruas jalan Kinilow sampai danau Sineleyan, dan jalan Lingkar Timur serta jalan Matani sampai Kaaten dan Matani sampai Sarongsong. Saat ini sementara dimatangkan proses perencanaan teknisnya oleh Pemerintah Kota Tomohon dengan pihak-pihak terkait lainnya,” kata Ketua Tim Kerja Pelebaran Jalan yakni Kepala Bappeda Kota Tomohon Ir Enos Pontororing MSi.
Dalam proses perencanaan pelebaran jalan ini maka diingatkan kepada masyarakat yang akan membangun di seputar jalan protokol agar kiranya dapat memperhatikan jarak antar badan jalan yanga ada dengan lokasi bangunan yang akan di bangun nantinya.
“Hal ini perlu disampaikan agar dalam proses pembangunan bangunan rumah maupun tempat usaha, dapat memperhatikan proses pembangunan berkelanjutan yang nantinya dilaksanakan Pemerintah bersama masyarakat untuk kepentingan umum,”jelasnya. (micky)


CahayaManado.com,(TOMOHON)—Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan (SAS), kembali digadang-gadang akan dicalonkan menjadi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tomohon, pada Musyawarah Olahraga Kota Tomohon (Musorkot) 2016.

Menanggapi hal ini Wawali SAS kepada wartawan media ini mengatakan untuk saat ini Ia akan berkonsentrasi penuh dalam pemerintahan untuk melayani masyarakat. Senin, 23/5.

"Saya belum terpikir untuk menjadi Ketua KONI Kota Tomohon, karena masih banyak program yang ingin saya kerjakan bersama dengan Walikota Tomohon, meski sudah ada yang meminta agar saya untuk maju menjadi Ketua KONI Kota Tomohon periode 2016-2020 namun untuk saat ini saya lebih fokus dulu melayani masyarakat sebagai Wawali,” ungkap Sompotan

Menurutnya, "masih banyak putra-putri terbaik asal Kota Tomohon yang boleh menjadi Ketua KONI, yang memang benar-benar mengerti dan memahami olahraga, seperti atlet ataupun mantan atlet." Tutup Sompotan.  (micky)
CAHAYAMANADO.COM - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jendral Badrodin Haiti mengeluarkan surat larangan terhadap masyarakat atau sipil menggunakan atribut berkenaan dengan Turn Back Crime.

"Ya, memang sudah masuk di kita surat larangan penggunaan atribut khusus polisi atau interpol tersebut digunakan oleh masyarakat umum (sipil)," kata Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih, di Bandarlampung, Senin.

Menurut dia, bagi masyarakat yang melanggar akan ada sanksi pidana kurungan penjara selama tiga bulan.

"Kapolri melarang pengenaan pakaian Turn Back Crime itu bagi warga sipil karena pakaian tersebut sering disalahgunakan untuk memperlancar tindak kejahatan," katanya.

Jenis baju yang dilarang itu, ia melanjutkan, pakaian berwarna biru dongker bertuliskan Trun Back Crime disertai tulisan polisi atau atribut Polri.
 
"Baju jenis itu dikhususkan hanya kepada petugas interpol dan anggota Polri, jadi tidak diperkenankan masyarakat umum ikut menggunakan atribut tersebut," kata dia.

Apalagi, ia menyebutkan, kemarin ada laporan bahwa petugas menangkap tersangka pencuri motor yang sengaja menggunakan atribut serupa untuk mempermudah atau memperlancar aksi kejahatan mereka.

"Polresta Bandarlampung maupun jajaran lainnya juga sudah beberapa kali mengungkap kasus kejahatan dengan disertai atribut tersebut, sehingga guna meminimalisasi terjadinya penyalahgunaan, Kapolri mengeluarkan putusan tersebut," katanya.

Sebelumnya, anggota Brimob gadungan terlibat dalam kasus pencurian dengan pemberatan spesialis mengincar sasaran sepeda motor, dengan modus operandi berkeliling mencari target anak di bawah umur yang tengah mengendarai sepeda motor.

Tersangka mencuri sepeda motor dengan mengaku sebagai anggota Brimob, dengan berbekal baju kaos bertuliskan "Turn Back Crime".

"Dengan bermodalkan kaos itu, tersangka berkeliling mencari target anak-anak di bawah umur yang berkendaraan sepeda motor, setelah mendapatkan target, pelaku langsung menanyakan kelengkapan surat kendaraan dan jika tidak ada lalu mengambil sepeda motor tersebut," kata dia lagi.

Menurut Kompol Dery Agung Wijaya, dalam laporan yang diterima oleh Polresta Bandarlampung sudah tiga kali hal yang sama terjadi. 


Sumber: Antara


CAHAYAMANADO.COM, SULUT - Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey - Wakil Gubernur Drs. Steven Kandouw menyerahkan medali, piagam serta uang pembinaan bagi 3 Siswa berprestasi di olimpiade sains nasional di Palembang 2016.  Piagam, medali dan uang pembinaan ini diserahkan Dondokambey di Rumah Dinas Gubernur, Bumi Beringin Manado pada Senin (23/5/2016).

Adapun pemenang OSN  XV di Palembang tahun ini Utusan Sulawesi Utara Untuk tingkat SMA Amelia Antakusuman Siswa kelas XI SMA Kr Eben Haezar Meraih Medali Emas di Mata Pelajaran Kimia, Kemudian Daniel Kevin Tumiwa Sisiwa kelas IX SMP Lokon Tomohon Mendapat Medali Perunggu Bidang studi Matematika, dan Untuk Tingkat SD Juan Enrique Kalangi dari SD Kristen Eben 2 Meraih medali perunggu di Mata Pelajaran Matematika.

Dalam Kesempatan ini, Gubernur mengucapkan Terimakasih atas Usaha dan kerja keras para Utusan Sulawesi Utara yang Berhasil mengharumkan Nama Daerah di Tingkat Nasional.

Sembari berpesan agar para siswa tetap terus berusaha meningkatkan prestasi.
Gubernur juga berharap, prestasi para siswa ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa di Sulawesi Utara, Jelas Gubernur.

Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Utara, Asiano Gamy Kawatu SE, M.Si menambahkan Pemprov akan terus memfasilitasi anak anak didik di Sulut untuk mengikuti even even yang lebih besar lagi, sembari berterimakasih atas perhatian Gubernur dan wakil Gubernur bagi dunia Pendidikan, Tutup Kawatu.


(***)