-

-


CAHAYAMANADO.COM, SULUT – Pemerintahan Provinsi Sulawesi Utara telah resmi di pimpin oleh Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw selama lima tahun kedepan setelah diakhiri jabatan oleh Gubernur Sinyo Sarundajang selama 10 tahun dan Pejabat Gubernur Soni Sumarsono di masa transisi.

Menjawab pertanyaan wartawan apakah akan ada rolling di SKPD, Gubernur Dondokambey mengatakan rolling SKPD itu sudah ada mekanismenya sehingga tidak perlu di perdebatkan.

“Sifat saya dari dulu tidak gampang rolling-rolling,” kata Gubernur Dondokambey dalam kegiatan konferensi pers di VVIP Bandara Sam Ratulangi Manado, Sabtu (13/2/2016) siang.

Dijelaskannya, waktu ia menjadi pejabat ketua partai di Sulawesi Utara walau terjadi ‘ribut-ribut’ tidak ada dilakukan rolling-rolling.

“Itu kan bawaan, itu bawaan seseorang. Tapi mekanisme itu saya kira selalu harus ada dalam rangka juga prestasi dan dedikasi setiap pegawai yang bekerja,” katanya.

“Kalau sudah setiap pegawai bekerja tidak ada reward bagaimana lagi pegawai mau bekerja, iya kan,” tambahnya.

Diakuinya juga, rolling bagian dari proses dalam para pegawai bekerja, lewat Undang-undang ASN (Aparatur Sipil Negara) itu jelas prosesnya harus seperti apa.

“Kalau kita tau, karena kita terlibat dalam suasana pembuatan Undang-undang itu,” tandasnya.


(***)

Konferensi Pers Perdana OD-SK di VVIP Bandara Sam Ratulangi Manado


CAHAYAMANADO.COM, SULUT – Dalam kesempatan konferensi pers perdana Gubernur Olly Dondokambey mengakui memang banyak harapan masyarakat Sulawesi Utara terhadap kepemimpinannya bersama Steven Kandouw sebagai Wakil Gubernur dan mudah-mudahan harapan itu dipercaya olehnya tidak akan mengecewakan masyarakat.

Dijelaskannya, karena memang tugas mereka dalam rangka diberikan tanggungjawab oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, ibu Megawati Soekarno Putri pada saat menandatangani SK penunjukan menjadi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur hanya satu yang diminta.

“Jadi kalau dalam visi misi kami kemarin, bapak ibu dalam perdebatan kami, saya mengatakan ada seorang ibu yang memberikan arahan yang jelas,” ujar Gubernur Dondokambey.

“Kan di media menulis siapa sebenarnya ibu yang melatar belakangi. Karena ibu saya sudah meninggal lama, sebenarnya mereka tau. Ya itulah arahan ibu Megawati terhadap saya,” tambahnya.

Beginilah arahan ibu Megawati pada Olly Dondokambey:

Bagaimana kalau engkau menjadi pemimpin laksanakanlah sesuai dengan apa yang menjadi cita-cita kamu. Berbuatlah apa yang akan kamu lakukan jangan hirau dengan apa yang orang pikirkan. Lakukanlah apa yang akan hendak kau lakukan.

“Saya kira biar wartawan juga tak bertanya-tanya. Karena orang bertanya, Pak Sarundajang, Pak Olly pe mama so mati mar sapa ini ibu yang kase arahan pa Pak Olly. Nah itulah ketua umum kami, ibu Megawati Soekarno Putri,” tegasnya.

Dikatakannya juga, mudah-mudahan harapan bersama Sulawesi Utara menjadi Pintu Gerbang di Indonesia Timur bisa terwujud dengan kehadiran mereka berdua sebagai pemimpin di Sulawesi Utara.

(***)


Konferensi Pers Perdana OD-SK di VVIP Bandara Sam Ratulangi


CAHAYAMANADO.COM, SULUT – Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw di sambut oleh pihak pemerintah dan masyarakat saat pertama kali tiba di tanah Sulawesi Utara, melalui bandara Sam Ratulangi Manado, Sabtu (13/2/2016) siang.

Sambutan dan penjemputan dilakukan sesaat Gubernur Dondokambey dan Wagub Kandouw turun dari pesawat di Bandara Sam Ratulangi Manado hingga menuju gedung VVIP Bandara Sam Ratulangi untuk diadakan konferensi pers.

Gubernur Dondokambey mengatakan rasa puji syukur, karena sejak di hari pelantikan sampai tiba di Sulawesi Utara selalu dalam lindungan Tuhan.

“Terima kasih atas sambutan yang meriah yang disediakan oleh pak Sekprov dan rekan-rekan, para tim sukses yang ada di Sulut, kami berdua ucapkan banyak-banyak terima kasih, karena kami rasakan sambutan yang sangat baik bagi awal pemerintahan kami kedepan,” ujar Gubernur Dondokambey.

Diharapkannya, dengan kerjasama yang di perlihatkan masyarakat Sulawesi Utara pada penjemputan saat itu bisa terus topang menopang sehingga harapan bersama saat mengkampanyekan pada masyarakat, yaitu tujuan mereka untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulut bisa dilakukan dengan baik.

(***)




CAHAYAMANADO.COM, SULUT – Suasana konferensi pers Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw di akhir kegiatan diselingi dengan canda tawa.

Kegiatan yang berlangsung di VIP Bandara Samratulangi ini dilakukan sesaat setelah pasangan Gubernur dan Wagub Sulut pilihan rakyat tiba di Manado, Sulawesi Utara sehari setelah dilantik oleh Presiden RI Jokowidodo.

Dimana di akhir kegiatan konferensi pers, Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw dimintakan Sekprov Sulut Siswa Mokodongan untuk menyampaikan sepatah dua kata.

Dikatakan Wakil Gubernur Steven Kandouw tidak banyak yang akan disampaikan, hanya diambil analogi saja, kalau Gubernur pangkat Letjen maka Wakil Gubernur pangkat Kolonel.


Menanggapi akan analogi itu, Sekprov Mokodongan pun memiliki analogi serupa yang tidak kalah membuat suasana konferensi pers jadi ramai.

“Terima kasih. Jadi kalo Gub pangkat Letjen, Wagub Kolonel, Sekda dengan otomatis pangkat Kapten,” ujar Mokodongan disambut suara tawa hadirin

“Depe senjata dua, pistol dengan laras panjang,” tandas Sekprov Mokodongan yang juga disambut suara tawa yang lebih keras lagi.


(***)


CAHAYAMANADO.COM, SULUT – Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara, Siswa Mokodongan mengatakan atas permintaan dari teman-teman media dan ijin dari Gubernur Olly Dondokambey memintakan Wakil Gubernur Steven Kandouw untuk memberikan sepatah dua kata dalam kegiatan konferensi pers di VIP Bandara Samratulangi Manado, Sabtu (13/2/2016) siang.

“Ini ada SMS masuk pada saya, meminta pak Wakil Gubernur untuk memberikan sepatah dua kata,” kata Sekprov Mokodongan dimana sampai di akhir kegiatan tersebut belum adanya pernyataan dari Wakil Gubernur Steven Kandou.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Steven Kandouw menyampaikan ucapan terima kasih untuk teman-teman media, Gubernur Olly Dondokambey, Pak Sarundajang, Sekprov, Forkopimda dan semua hadirin yang hadir saat itu.

“Tak panjang-panjang saya sampaikan dalam hal ini. Saya pakai analogi saja. Kalau Pak Gub ini pangkatnya Letjen, saya Kolonel, bukan Mayjen. Jadi nda mungkin Kolonel mo dusu Letjen pe pangkat,” ujar Kandouw

“Tapi jangan lupa, brigjen mayjen so nda pegang senjata, so nda ba tembak orang. Mar Kolonel ba tembak orang. Saya pikir ini yang bisa saya sampaikan, terima kasih,” tandas Kandouw yang disambut suara tawa semua hadirin.

(***)

James Sumendap saat bersama OD-SK usai pelantikan. (foto:ist)
CahayaManado.com, Ratahan - Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap SH memberikan ucapan selamat telah dilantik Olly Dondokambey dan Steven Kandow (OD-SK) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (12/2) kemarin.
 "Atas nama masyarakat dan jajaran Pemkab Mitra mengucapkan selamat atas pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, ayo kita bersama-sama membangun, menjadikan Sulut hebat sebagaimana harapan kita semua,” ucap Sumendap.
Dirinya mengajak semua elemen-elemen kemasyarakatan baik di Mitra maupun Sulut untuk bersatu dan bersama mendukung pemerintahan yang baru. Dia yakin dibawah kepemimpinan OD-SK dan dukungan semua pihak khususnya masyarakat, nantinya akan berdampak positif bagi pembangunan baik fisik maupun pengembangan sumber daya manusia.
“Kita sudah tahu bagaimana perhatian dari Pak Olly untuk kemajuan Sulut sangat besar, dan berdampak bagi pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, Pemkab Mitra akan sepenuhnya mendukung setiap program-program dari pemerintahan OD-SK, menuju masyarakat Mitra yang lebih sejahtera," tukasnya.(ril)

Penandatanganan Deklarasi Ikrar Kebhinekaan Bela Negara


CAHAYAMANADO.COM, MANADO – Penandatanganan Deklarasi Ikrar Kebhinekaan Bela Negara Siaga Menanggulangi Radikalisme, Terorisme dan Narkoba dilakukan oleh para tokoh lintas agama mewakili komponen masyarakat Sulut.

Kegiatan dalam rangkaian Seminar Nasional Ikrar Kebhinekaan Bela Negara yang dilaksanakan oleh Lembaga Pemberdayaan Keumatan “Khaira Ummah” (LPK-Khaira Ummah) Sulut di Aston Hotel, Sabtu (13/2/2016) pagi.


(***)