Cahayamanado.com, (TOMOHON)- Setelah menggelar sejumlah rapat, akhirnya pada rapat terakhir Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Kota Tomohon telah memilih pengurus periode tahun 2016-2020. Rapat tersebut dilaksanakan di BPU Kelurahan Kinilow, Kecamatan Tomohon Utara. Selasa, 27/09.

Ketua Percasi Kota Tomohon terpilih, Katherina Leydi Polii SPi yang menggantikan Ketua periode sebelumnya Jonny Runtuwene, mengatakan. "saya sangat mengharapkan pengurus baru yang akan di lantik pada hari kamis 29 september 2016, nanti mau bekerja dan memberi diri demi kemajuan cabang catur dan kedepannya khususnya di Kota Tomohon." aku Polii.

Secara terpisah, Rully Rapar selaku Ketua Panitia penyelenggara Walikota Cup mengungkapkan, kegiatan ini nantinya akan dilombakan 3 kelas yaitu Seri A ,seri  B, dan Junior.

"semoga kegiatan ini dapat memotivasi para Atlet Catur yang ada di Kota Tomohon dan dapat melahirkan atlet-atlet yang berprestasi dan bisa mengharumkan kota tomohon" ujar Rapar.

Ia juga menambahkan, pelantikan pengurus juga akan di rangkaikan dengan pertandingan Catur yang akan memperebutkan Piala Walikota Cup yang pertama digelar dan rencananya akan di selenggarakan setiap tahunnya.

"saya selaku ketua panitia kegiatan ini sangat bersyukur dan berterima kasih karena Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Pemuda dan Olahraga dapat mensuport langsung kegiatan ini, dan seperti apa yang telah kami bicarakan bersama, bahwa kegiatan ini sesuai rencana nantinya akan di selenggarakan percasi kota tomohon setiap tahun" tutup Rapar.

Diketahui pada pelantikan tersebut akan dihadiri dan dibuka oleh walikota Tomohon Jimmy F Eman, SE. Ak juga akan dihadiri oleh ketua percasi Provinsi sulawesi utara Stevanus Vreeke Runtu. (micky).


Cahayamanado.com, (Bandung)- Berawal dari duduk berdampingan saat menyaksikan pertandingan perdana Tim Voli Puteri Sulut melawan Tim Sumut di ajang PON XIX 2016 Jawa Barat di GOR Sabilulungan, Soreang Kabupaten Bandung beberapa waktu yang lalu, Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi yang juga Manager Tim Voli Puteri Sulut tampak menjadi akrab dengan Wakil Bupati Bandung H Gun Gun Gunawan SSi MSi dalam pertandingan selanjutnya ketika Tim Sulut melawan Tim Riau.

Demikian halnya saat pertandingan Tim Jawa Barat dimana Wabup Gun Gun Gunawan ini tercatat juga sebagai Official Tim tuan rumah ini melawan Tim DKI Jakarta pada Jumat lalu, Bupati JWS tampak diajak untuk bersorak bersama Tim Jawa Barat ketika mereka tampil sebagai pemenang di pertandingan itu.

Dari perkenalan dan keakraban tersebut, Bupati JWS tak menyangka saat ajakan bersifat undangan untuk melakukan kunjungan di beberapa objek wisata dan areal perkebunan serta industri di Kabupaten yang berpenduduk 3 juta jiwa lebih ini.

Olehnya, di saat Tim Voli Puteri Sulut mendapat hari istirahat guna mempersiapkan diri menghadapi Babak Semi Final yang akan berlangsung pada Selasa 27 September 2016, Bupati JWS didampingi Kaban BPMPD Djefry Sumendap Sajow SH, Kabag Humas dan Protokol Agustivo Tumundo SE MSi dan Kasubag Sosnaker Kesra Dedit Telaumbanua SPt melakukan kunjungan ke Kantor Bupati Bandung sebagai jawaban atas undangan resmi Wakil Bupati Bandung Gun Gun Gunawan.

Tiba di Kantor Bupati Bandung pada pukul 10.00 WIB di hari Senin 26/9, Bupati JWS disambut resmi oleh Wabup Gunawan dan langsung dijamu dengan minum teh pagi di Ruang Kerja-nya.

"Selamat datang pak Bupati, inilah Kantor kami. Sekalian mohon maaf karena Bupati Bandung Bapak H Dadang M Naser sedang melakukan tugas luar hari ini," ungkap Wabup Gunawan sambil menyalami Bupati JWS dan rombongannya.
Kurang lebih 30 menit berada di Kantor itu, tampak kedua pemimpin ini melakukan pembicaraan yang fokus pada perkenalan wilayah dan profil daerahnya masing-masing.

Kemudian sekitar pukul 11.00 WIB, keduanya beranjak menuju Bus Pariwisata yang sudah disiapkan oleh Pemkab Bandung untuk ditumpangi bersama. Tampak di dalam Bus itu sudah hadir pula para Jejaka dan Mojang Kabupaten Bandung 2016 sebagai Duta Wisata Pemkab Bandung yang didampingi Kabid Pariwisata Disporpar H Rully Permana.

Dipandu oleh para Duta Wisata ini, dimulailah perjalanan mengunjungi beberapa objek wisata, perkebunan dan industri ini, dengan tujuan pertama di Danau Glamping Lakeside, suatu lokasi di arah pegunungan yang tinggi di daerah Rancabali.

Di danau yang memiliki sarana restoran berbentuk kapal Phinisi Nusantara ini, Bupati JWS dan rombongan sekaligus di jamu makan siang di restoran yang unik itu.

Selesai makan siang, perjalanan dilanjutkan ke Perkebunan Strawberry bertempat di Rancabali itu. Kemudian rombongan melanjutkan perjalanan di Pabrik Teh Walagri Jati Utama Rancabali sebagai industri pembuat Teh dengan merek tertentu.

Selanjutnya rombongan menuju ke objek wisata Kawah Putih di Ciwidey. Di tempat ini Bupati JWS dan rombongan diajak turun ke kawah yang dipenuhi uap panas, namun lokasinya sangat dingin karena berada di ketinggian lebih dari 1000 M dari permukaan laut.

Dari hasil kunjungan tersebut, Bupati JWS menyampaikan terima kasih atas jamuan dan panduan wisata yang sudah diberikan oleh Wakil Bupati Bandung beserta para Jejaka dan Mojang setempat.

Bupati juga berniat mengambil hal-hal yang diamatinya bagus untuk dibuat di Minahasa dalam rangka mensukseskan Tahun Kunjungan Minahasa pada 2017 mendatang.

"Bangunan Restoran mirip Kapal Phinisi Nusantara itu sepertinya cocok dibuat di Pulau Likri yang terdapat di tengah-tengah Danau Tondano" urai Bupati.

Bupati JWS juga mengundang Wakil Bupati Bandung dan jajarannya untuk mengunjungi Minahasa di kemudian hari. (angel mendur).




Cahayamanado.com, (TOMOHON)- Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) Kepeminpinan TINGKAT IV Angkatan X Pemerintah kota Tomohon resmi ditutup oleh Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak. Penutupan dilaksanakan di aula kantor Walikota. Senin (26/9).

Walikota Tomohon saat menutup kegiatan mengatakan  bahwa peran perubahan sangat besar dalam mendukung berbagai kebijakan Pemerintah sehingga peningkatan kompetisi menjadi sebuah tuntutan, dan hal ini semakin signifikan seiring dengan semakin meningkatnya tuntutan masyarakat akan birokrasi yang cepat dan tepat dalam mengambil keputusan yang merupakan bagian dari aspek pelayanan publik.

Eman menjelaskan dalam mengimplementasikan tugas  dan pelayanan publik, pejabat struktural harus memiliki kompetensi sebagai persyaratan yakni kemampuan dalam menguasai secara teknis bidang tugasnya, serta kemampuan dalam menerapkan kode etik yang dituntut dalam bidangnya dan kemampuan untuk menunjukan komitmen dalam pelaksanaan tugas dan jabatannya.

“Untuk dapat membangun profesionalitas kerja, diperlukan kapasitas kepemimpinan perubahan mengingat tantangan sektor publik saat ini dan kedepan memerlukan kemampuan menejerial yang dapat mengintegritaskan dan mengarahkan seluruh sumber daya aparatur.” ucap Eman.

“Saya berharap para peserta yang telah mengikuti Diklat ini dapat mampu melakukan inovasi dalam melaksanakan tugas organisasi agar apa yang dilakukan bisa bermanfaat terhadap sistem yang ada  dan berdampak positif terhadap respon masyarakat serta dalam rangka mendukung terciptanya tata kepemerintahan  yang baik, dan peran pemimpin perubahan pastinya sangat menentukan untuk memajukan dan mencapai keberhasilan pembangunan daerah”, tutup Eman.

Sementara itu Kaban Kepegawaian Daerah Kota Tomohon Masna Pioh S Sos dalam laporannya mengatakan," tujuan kegiatan ini adalah untuk mengembangkan kompetensi kepemimpinan taktikal bagi pejabat struktural eselon IV yang akan berperan dalam melaksanakan tupoksi serta mempunyai kemampuan menjabarkan visi dan misi instansi kedalam program kegiatan dan memimpin keberhasilan pelaksanaan program kegiatan tersebut, sedangkan untuk sasaran kegiatan ini adalah terciptanya aparatur sipil Negara yang memiliki kemampuan memimpin sesuai dengan persyaratan jabatan struktural eselon IV dalam melaksanakan tugas pemerintahan sesuai dengan bidangnya, dan untuk peserta berjumlah 40 orang." jelas Pioh.

Tampak hadir mewakili Kepala Badan Diklat Provinsi Sulut, kepala bidang Diklat Drs Yahya Rondonuwu MSi serta unsur jajaran pemkot Tomohon. (micky)



Cahayamanado.com, (TOMOHON)- Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak didampingi Wakil Walikota Syerly Adelyn Sompotan memimpin dan membuka rangkaian kegiatan Rakorev bersama jajaran Pemerintah Kota Tomohon.

Walikota menegaskan beberapa poin penting mengenai fokus tahun 2017,  "pembangunan infrastruktur kepariwisataan, mengubah tampilan wajah kota, menara Alfa Omega akan dibangun tahun depan dimana sudah dibicarakan dengan pihak sinode GMIM, dan menyelesaikan segala program fisik dan non fisik tahun anggaran 2016."ujar Eman.

Sementara sejumlah Pejabat di Pemkot Tomohon menyampaikan laporannya yakni Inspektur Kota Tomohon Ir Joike Karouw Msi memberikan apresiasi kepada SKPD mengenai program-program kerja yang telah selesai dilaksanakan dalam tahun anggaran 2016 dengan pihak ketiga.

Kadis DPPKBMD Dr Juliana Dolvin Karwur MSi MKes juga memaparkan kepada selurah jajaran pemerintah Kota Tomohon mengenai program unggulan e-goverment EMAS ODSK satu hari kunci satu hari ok, program ini nantinya paling lambat akan beroperasi bulan oktober dimana manfaat terbangun tanggungjawab dalam hal ini bank Sulutgo sebagai mitra pemerintah dalam pelayanan keuangan bagi masyarakat. Program ini didukung oleh KASDA (Kas Daerah) online, SOP yang terukur, serta budaya kerja yang efesien dan efektif.

Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Perikanan Kota Tomohon Ir Ervinz Liuw Msi menyampaikan keikutsertaan bersama Kepala Bappeda dalam mengikuti  kunjungan kerja ke pemerintah Jepang dalam proses membangun kerjasama kemitraan, dimana dalam laporannya selama 10 hari mengadakan diskusi, pemaparan, pelaporan, dan menyerahkan rencana kerjasama bersama pemerintah kota Minamiboso. "Nantinya pada bulan oktober pemerintah Jepang akan berkunjung lagi di kota Tomohon untuk meninjau lebih jauh tentang program kemitraan pengelolaan pertanian dan bunga. Begitu juga dengan promosi unggulan Kota Tomohon salah satunya Show Window." ungkap Liuw.

Selanjutnya Kepala Bappeda Ir Enos Pontororing Msi juga menjelaskan mengenai revisi RKPD 2017 sesuai OPD yang baru.

Hadir juga dalam rakorev ini Staf Ahli Kota Tomohon, Asisten I, II, III, Kepala-kepala Dinas, Kepala-kepala Badan, Kepala-kepala Bagian, Camat, dan jajaran pemerintah Kota Tomohon. (micky).


Cahayamanado.com, (TOMOHON) – Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak, Senin (26/9/16) memimpin apel Korpri di jajaran Pemerintah Kota Tomohon yang juga dirangkaikan dengan peringatan Hut Provinsi Sulawesi Utara Ke-52 Tahun 2016 yang dilaksanakan di Lapangan Kantor Walikota Tomohon.
Dalam sambutannya Walikota mengucapkan selamat memperingati dan merayakan Hut ke-52 Provinsi Sulawesi Utara. Semoga Kota Tomohon sebagai bagian dari pembangunan di Sulawesi Utara, terus memberi kontribusi terbaik untuk membawa nama harum daerah nyiur melambai ditingkat nasional maupun internasional.
“Tentunya, nama harum yang hendak dicapai harus disertai dengan kinerja aparatur sipil negara yang berdedikasi, profesional dan bertanggung-jawab, dalam menjalankan amanat sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,”ujar Eman.
Eman meyakini bahwa, ASN Kota Tomohon mampu mewujudkan nama harum Sulut dan kota Tomohon khususnya, sebagaimana bukti sukses yang telah kita raih dalam mengangkat nama harum pariwisata melalui even berskala Internasional.
“Tomohon International Flower Festival” yang berhasil menghadirkan kurang lebih 135 ribu kunjungan wisata di Kota Tomohon. Demikian halnya di bidang pendidikan, dalam usaha menjadikan Tomohon sebagai kota literasi, bahkan dalam mendukung program pemerintah pusat, khususnya penyaluran Kartu Indonesia Pintar, Tomohon telah meraih angka 97,73% yang merupakan angka tertinggi di Sulut. Bahkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof. dr. Muhadjir Effendy MAP telah mengunjungi daerah ini pada beberapa waktu lalu.
“Saya juga mengingatkan beberapa catatan selang 7 bulan 9 hari kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Tomohon saat ini, pertama suka tidak suka, mau tidak mau,  amanat peraturan pemerintah nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah harus kita jalankan tahun 2017 nanti. Konsekwensinya, kita harus siap menerima perubahan perangkat daerah pada dinas dan badan termasuk perubahan jumlah aparat yang menduduki jabatan esselon II hingga esselon IV. kedua, kaitannya dengan hal tersebut, maka dari 30 SKPD, 9 bagian dan 5 kecamatan di Kota Tomohon nanti, akan ada sekitar 127 jabatan esselon II hingga IV yang bakal hilang,” ungkapnya.
Walikota juga memberi apresiasi yang tinggi kepada tim penataan perangkat daerah, karena atas perjuangan mereka, sehingga dari 15-25% efisiensi jabatan yang ditetapkan harusnya hilang, telah berhasil di-efisiensi menjadi 11,8% saja oleh tim penataan perangkat daerah. itu berarti, dari sekitar 127 jabatan yang sebelumnya akan hilang, berhasil di-efisiensi menjadi sekitar 68 jabatan saja yang nantinya akan tereliminasi. ketiga,  perubahan perangkat daerah tersebut, menuntut kita untuk menyelesaikan segala dokumen perencanaan yang harus direvisi untuk disesuaikan dengan penerapan PP no.18 tahun 2016 ini.
“Untuk itu saya minta seluruh pimpinan SKPD dan Bappeda khususnya, agar ekstra kerja dalam menyelesaikan penyesuaian dokumen baik renja SKPD, penyesuaian RKPD 2017 termasuk RPJMD sesegera mungkin diselesaikan, setelah dikeluarkannya persetujuan dari pemerintah provinsi terhadap perda pembentukan dan susunan perangkat daerah Kota Tomohon,” tandasnya
Dalam kesempatan ini Walikota menepis beredarnya isu rolling jabatan dikalangan ASN yang sempat memecah konsentrasi para pejabat dalam menjalankan tugasnya masing-masing. Ingatlah, rolling jabatan tetap akan dilaksanakan kapan saja, apakah Bulan September, Oktober, atau Desember, itu hal yang wajar dan lumrah untuk dilakukan pimpinan.
Apalagi, sudah sangat jelas akan terjadi pergeseran jumlah jabatan sebagai konsekwensi PP no.18 tahun 2016. Untuk itu, saya berharap anda sekalian tetap tunjukan profesionalitas dalam bekerja, kurangi pelanggaran disiplin yang mengakibatkan teguran dari pimpinan, tunjukan loyalitas dan tanggungjawab yang tinggi. Pertahankan semua yang baik selama ini dan tunjukan prilaku prestatif yakni prilaku ingin maju di segala bidang. Oleh karena itu beliau mengingatkan seluruh jajarannya untuk bekerja efektif dan memiliki prilaku kerja yakni :kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas,  serta kerja iklhas dan kerja mawas diri dengan selalu ada sukacita.
Selanjutnya pada Pelaksanaan Apel kali ini, Walikota Memberikan surat penghargaan pengabdian sebagai Ketua Korpri kepada Kasat Pol PP James A H Rotikan SE. Serta menyerahkan Surat Keputusan Kenaikan Pangkat dari III c ke Pangkat III d sebanyak 18 ASN termasuk Kasubag Humas Djufry Rorong, S.Sos.
Untuk rincian dari 99 ASN yang menerima kenaikan pangkat yang telah ada terdiri dari empat golongan II a ke golongan II b, tujuh ASN dari II b ke II c, dua orang dari II c ke II d, empat orang dari II d  ke III a, 30 ASN  dari IIIa ke III B, 34 ASN dari IIIb ke IIIc dan 18 ASN dari III c naik pangkat menjadi III d. Selanjutnya untuk kenaikan pangkat dari golongan III d ke atas sementara berproses, seperti yang disampaikan Kaban BKD Masna Pioh S Sos melalui Kabid Dian Merentek Spd MSi.
Pelaksanaan apel ini dihadiri Wawali Syerly Adelyn Sompotan dan diikuti oleh seluruh PNS dan tenaga kontrak yang ada di Jajaran Pemerintah Kota Tomohon.(micky)

James A H Rotikan SE mendapat penghargaan dari Walikota Tomohon Jimmy F Eman, SE. Ak, didampingi oleh Wawali Syerly Adelyn Sompotan.  


CahayaManado.com, (TOMOHON)- Salah satu Birokrasi terbaik yang ada di jajaran Pemerintahan Kota Tomohon yakni James A H Rotikan SE, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP) , mendapat penghargaan dari bapak Walikota Tomohon Jimmy F Eman, SE. Ak, dan ibu Wakil walikota Syerly Adelyn Sompotan karena pengabdiannya sebagai Ketua Korpri masa bakti tahun 2013-2016.

Walikota Tomohon, memberikan penghargaan kepada Kasat Pol PP Kota Tomohon James A H Rotikan SE, pada saat Apel Korpri Jajaran Pemerintah Kota Tomohon yang juga dirangkaikan dengan peringatan HUT Provinsi Sulawesi Utara Ke-52 Tahun yang dilaksanakan di Lapangan Kantor Walikota Tomohon. Senin, (26/09).

Kepada Wartawan media ini, seusai pelaksanaan apel tersebut James A H Rotikan SE, mengatakan "saya ucapkan terima kasih  kepada bapak walikota Tomohon dan ibu Wakil Walikota atas penghargaan yang saya terima."kata Rotikan.

Lanjutnya, "sebagai ASN, dimana saja di tempatkan, tetap semangat dan cool, karena kita adalah pelayan masyarakat." tutup Rotikan.

Apel tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian Surat Keputusan Kenaikan Pangkat dari III c ke Pangkat III d sebanyak 18 ASN termasuk Kasubag Humas Djufry Rorong, S.Sos. Untuk rincian dari 99 ASN yang menerima kenaikan pangkat yang telah ada terdiri dari empat golongan II a ke golongan II b, tujuh ASN dari II b ke II c, dua orang dari II c ke II d, empat orang dari II d  ke III a, 30 ASN   dari IIIa ke III B, 34 ASN dari IIIb ke IIIc dan 18 ASN dari III c naik pangkat menjadi III d. Selanjutnya untuk kenaikan pangkat dari golongan III d ke atas sementara berproses, seperti yang disampaikan Kaban BKD Masna Pioh S Sos melalui Kabid Dian Merentek Spd MSi.

Pelaksanaan apel ini dihadiri Wawali Syerly Adelyn Sompotan dan diikuti oleh seluruh PNS dan tenaga kontrak yang ada di Jajaran Pemerintah Kota Tomohon. (micky)


Cahayamanado.com, (MINAHASA)- Dalam rangka memeriahkan HUT Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-71, Komando Distrik Militer (Kodim) 1302/Minahasa akan mengambil bagian pada upacara puncak HUT TNI di Lapangan Mega Mas Manado, 05 Oktober 2016 nanti, dengan menampilkan 1.000  Pemain musik bambu yang diwakili dari berbagai daerah di Wilayah Komando Teritorial Kodim 1302/Minahasa.

Saat ini Jajaran Kodim 1302/Min tengah mempersiapkan dengan melakukan latihan bersama di lapangan Desa Tambala,  Kecamatan Tombariri. Senin, (26/09).

Kepada Wartawan media ini Komandan Kodim (Dandim) 1302/Minahasa Letkol Czi Muhamad Andhy Kusuma S.Sos MM, disela-sela memantau latihan musik bambu tersebut mengatakan, " kami bersama jajaran terus melaksanakan persiapan sehingga pada acara puncak,  personil musik bambu ini akan kompak dan tampil memukau. " ujar Kusuma.

Tambahnya,  "kami berharap para pemain musik bambu ini, lebih bersemangat dalam latihan bersama agar lagu yang akan dimainkan bisa seirama." harap Kusuma.

Lanjutnya, semoga kedepan seni musik bambu ini akan terus dilestarikan sebagai budaya lokal dan memberitahukan kepada masyarakat bahwa musik bambu di Sulawesi Utara, masih eksis. Tutup Kusuma.

Sebelumnya pada pekan lalu para Pemain musik bambu ini, telah melakukan latihan bersama, dan pada tanggal 03 Oktober 2016 akan melakukan Geladi bersih Lapangan Mega Mas Manado. (micky)